masukkan script iklan disini
Ruteng, penakita.info
Pohon adalah sebuah anugerah dari Tuhan yang Maha-Esa yang diturunkan untuk seluruh ciptaannya. Mungkin dunia ini akan terasa panas, gersang dan gerah jika tidak ada pepohonan. Pohon mempunyai banyak manfaat untuk makhluk hidup khususnya bagi manusia. Karena pohon berfungsi untuk mengatur dan menyerap jalannya air melalui tanah.
Pohon menghasilkan oksigen yang sangat berguna bagi kelangsungan hidup manusia. Dengan adanya pepohonan lingkungan menjadi nyaman serta rindang dan banyak ditumbuhi pepohonan akan terasa lebih nyaman, sejuk, mencegah kebisingan dan kepanasan, serta menambah indah pemandangan.
Selain itu, pohon juga mampu menghasilkan air yang menjanjikan untuk kebutuhan kelangsungan hidup mahluk hidup. Sehingga penting bagi kita untuk menanam pohon, merawat dan menjaganya.
Seperti dalam pribahasa "Hutan lestari mata air mengalir, Hutan gundul air mata mengalir".
Baru-baru ini, kumpulan Mahasiswa di Kota Ruteng yang tergabung dalam Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai, melakukan kegiatan tanam pohon di mata air Wae Ajang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sabtu, 22 Maret 2025
Dalam kegiatan tersebut, GMNI Manggarai berkolaborasi dengan Bawaslu Manggarai dan PDAM Tirta Komodo menanam 71 Pohon Ara dalam rangka menyambut Ulang Tahun GMNI Ke- 71 Tahun yang diselenggarakan setiap tanggal 23 Maret
Kepada Media ini, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai, Sarinah Meldyani Yolfa Jaya yang akrab disapa Sarinah Yolfa dalam mengatakan bahwa menanam pohon ini merupakan langkah konkret dalam menjaga lingkungan, mengingat semakin berkurangnya daerah resapan air akibat deforestasi dan perubahan iklim.
Lanjut kata Yolfa, Kami ingin mengajak seluruh Masyarakat dan teman-teman pemuda untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga sumber mata air yang menjadi penopang kehidupan. Dengan menanam pohon, kita tidak hanya melindungi air, mengurangi pencemaran udara dan terjadi longsor. Namun, juga menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan hidup generasi selanjutnya.
"Pohon sebagai paru-paru dunia yang memberikan kita oksigen dan mengurangi pencemaran udara serta memberikan air sebagai sumber kehidupan. Dengan satu pohon yang ditanam berarti ikut serta dalam perlawanan terhadap kekeringan. Dengan seribu pohon kita menghidupkan kembali harapan," Ujar Yolfa
Ketua GMNI Manggarai tetap berkomitmen untuk terus melakukan aksi lingkungan dengan kegiatan tanam pohon demi mewujudkan debit air yang melimpah, oksigen yang bersih dan mengurangi pencemaran udara serta menjaga panorama alam.
"GMNI Manggarai berharap aksi ini dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat, pemuda, komunitas dan organisasi lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga pohon". Tutup Yolfa
Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari warga sekitar lokasi mata air Wae Ajang. Mereka berharap semoga kegiatan-kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk mempertahankan pasokan air sesuai kebutuhan warga di kota Ruteng ini.
Seorang warga yang bernama Leksi mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh adek-adek dari GMNI Manggarai sangat luar biasa, sehingga saya salah satu warga disini sangat mendukung kegiatan positif yang mereka lakukan.
"Kita tahu bersama bahwa fungsi pohon itu banyak, mulai dari mengurangi longsor, mengurangi pencemaran udara, menghasilkan oksigen yang kita hirup tiap hari dan menghasilkan air bersih. Oleh karenanya, semoga kegiatan-kegiatan seperti ini terus berlanjut". Katanya
Leksi berharap semoga dilain waktu adik-adik dari GMNI Manggarai melakukan kegiatan yang sama dan memberikan contoh kepada Masyarakat, Pemuda, Komunitas, dan Organisasi lain bahwa menanam pohon adalah perbuatan mulai yang menjanjikan.
(Opang Nero)