• Jelajahi

    Copyright © Pena Kita
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Halaman

    PKB Berduka, Kadernya Jadi Korban Meninggal dalam Kecelakaan Bus di Arab Saudi

    Sabtu, 22 Maret 2025, Maret 22, 2025 WIB Last Updated 2025-03-22T04:12:18Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Jakarta, penakita.info

    Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid membenarkan kabar kadernya dari Kabupaten Bojonegoro menjadi korban kecelakaan bus jemaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi.



    Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bojonegoro sekaligus Ketua Dewan Pengurus Cabang Perempuan Bangsa Bojonegoro, Eny Soedarwati meninggal dunia dalam kecelakaan bus umrah di Jeddah. 



    "Betul, saya semalam dapat kabar duka itu," ujar Jazilul Fawaid saat dikonfirmasi, Sabtu (22/3/2025). Jazilul mengatakan, seluruh keluarga besar PKB menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Eny.



    "Diiringi doa, kami keluarga besar PKB menyampaikan belasungkawa," ujar Jazilul.



    Diketahui, Eny Soedarwati merupakan satu dari enam korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus umrah jemaah warga negara Indonesia (WNI) di Wadi, Qudeid, Arab Saudi, pada Kamis (22/3/2025).



    Konjen RI di Jeddah, Yusron Ambari menyampaikan, peristiwa bermula saat bus melintas di Wadi Qudied, jalan antara Mekkah dan Madinah yang berjarak 150 kilometer dari Jeddah. 



    Bus tiba-tiba disalip sebuah bus lain. Setelah itu, bus jemaah WNI menambah jip lalu terguling dan terbakar. 



    "Lalu, bus menabrak jip itu terguling dan terbakar. Kedua kendaraan, baik bis maupun jip terbakar di pinggir jalan. Jadi tidak menutupi jalan, tapi bergeser ke pasir tol-nya itu," imbuh Yusron saat memberikan keterangan secara daring, Jumat (21/3/2025).



    Yusron mengungkapkan, ada 20 orang yang menjadi korban kecelakaan tersebut. Dari jumlah itu, enam orang meninggal dunia. 



    "Terkait dengan korban, total WNI jemaah umrah yang menjadi korban kecelakaan di dalam bis tersebut ada 20 orang, termasuk 2 orang petugas dari muthawif (pembimbing) dan travel. Enam meninggal dunia," ucapnya.



    Sumber : kompas.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini